Baku (SportHD.ID) – Qarabag FK menatap peluang bersejarah saat menjamu Ajax pada matchday keenam Liga Champions di Stadion Tofiq Bahramov. Laga ini menjadi kesempatan bagi klub asal Azerbaijan tersebut untuk memperbesar peluang lolos ke fase gugur, sementara Ajax datang dengan tekanan besar setelah mengalami periode buruk dalam kompetisi Eropa.
Qarabag Bidik Posisi Lebih Tinggi di Fase Liga
Qarabag FK tampil impresif dalam beberapa bulan terakhir. Dari sembilan pertandingan terakhir, satu-satunya kekalahan mereka terjadi saat menghadapi Napoli pada akhir November. Konsistensi itu membuat tim asuhan Gurban Gurbanov masih berada dalam jalur kompetitif untuk merebut tempat menuju 16 besar Liga Champions.
Menjelang laga ini, Qarabag berada di posisi ke-19 dari 36 peserta dengan koleksi tujuh poin, jumlah yang sama dengan Barcelona di peringkat ke-18. Mereka hanya berjarak tiga poin dari posisi delapan besar yang memberikan tiket otomatis ke 16 besar—situasi yang sempat dianggap mustahil saat fase liga dimulai.
Tren positif Qarabag di Baku juga menjadi modal penting. Mereka tak terkalahkan dalam 10 pertandingan kandang di semua ajang, termasuk dua pertandingan Liga Champions: kemenangan 2-0 atas Copenhagen dan hasil imbang 2-2 melawan Chelsea. Catatan ini menambah keyakinan bahwa laga melawan Ajax dapat kembali menghasilkan poin.
Ajax Masih Berjuang Keluar dari Krisis Eropa
Di sisi lain, Ajax datang ke Baku dengan catatan yang jauh dari meyakinkan. Pergantian pelatih sepanjang musim—dimulai dari kepergian Francesco Farioli, masa jabatan singkat Johnny Heitinga, hingga penunjukan Fred Grim sebagai pelatih interim—mencerminkan situasi tidak stabil di klub raksasa Belanda tersebut.
Sejak Grim mengambil alih, Ajax mengalami tiga kekalahan beruntun di semua ajang, termasuk dua laga Liga Champions. Meskipun dua kemenangan terakhir di Eredivisie berhasil diraih atas Groningen dan Fortuna Sittard, jalannya pertandingan menunjukkan performa yang belum konsisten. Kemenangan 3-1 di Sittard bahkan didominasi oleh gol bunuh diri lawan, sementara Ajax kalah dalam jumlah tembakan dan nilai expected goals.
Tren delapan kekalahan beruntun di kompetisi Eropa menjadi rekor terburuk Ajax sepanjang sejarah klub. Kemenangan di Baku dapat mengangkat mereka dari dasar klasemen fase liga, namun performa yang ditampilkan sejauh ini menimbulkan banyak tanda tanya.
Situasi Pemain: Cedera dan Ancaman Skorsing
Qarabag menghadapi laga ini tanpa gelandang Kady Borges yang absen sejak pertandingan melawan Chelsea. Namun, Leandro Andrade—pencetak tiga dari delapan gol Qarabag di Liga Champions musim ini—menjadi tumpuan utama. Dua gol tandangnya menunjukkan bahwa sang winger mampu tampil berbahaya di berbagai kondisi.
Bek Matheus Silva dan Kevin Medina harus berhati-hati karena masing-masing berpotensi terkena skorsing jika menerima kartu tambahan.
Di kubu Ajax, kondisi fisik para pemain menjadi isu utama. Wout Weghorst, yang juga satu kartu lagi dari skorsing, diperkirakan absen karena masalah pergelangan kaki. Ketidakhadirannya dapat membuka peluang bagi Kasper Dolberg untuk memimpin lini depan. Steven Berghuis dan Branco van den Boomen masih menepi karena cedera, sementara kondisi Kenneth Taylor dan Josip Sutalo perlu dipantau jelang laga.
Mika Godts tetap menjadi pemain paling produktif Ajax musim ini, meski belum memberikan kontribusi di kompetisi Eropa. Satu-satunya gol Ajax di Liga Champions musim ini dicetak oleh Weghorst melalui penalti saat menghadapi Chelsea.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Dengan performa kandang yang kuat dan peluang besar untuk menembus posisi unggulan di fase playoff, Qarabag diyakini akan tampil agresif untuk memaksimalkan peluang. Ajax, meski memiliki kualitas pemain yang mumpuni, datang dengan tekanan dan catatan buruk yang sulit diabaikan.
Apabila Qarabag mampu mempertahankan ritme permainan seperti yang ditunjukkan saat menghadapi Chelsea dan Copenhagen, mereka berpeluang mengakhiri rekor tanpa kemenangan atas klub Belanda sekaligus memperpanjang mimpi menuju 16 besar.
Perkiraan Susunan Pemain
Qarabag FK:
Kochalski; Silva, Mustafazade, Medina, Jafarguliyev; Bicalho, Jankovic; Andrade, Zoubir, Addai; Duran
Ajax:
Jaros; Gaaei, Itakura, Baas, Wijndal; Klaassen, Gloukh, Taylor; Bounida, Dolberg, Godts
Laga ini diprediksi berlangsung ketat, dengan Qarabag mengandalkan kekuatan kandang dan Ajax datang membawa misi memutus tren negatif. Antusiasme tinggi dipastikan menyelimuti Baku saat kedua tim memperjuangkan nasib mereka di kompetisi elite Eropa. – ANZ

