Napoli (SportHD) – Napoli akan menjamu Como pada laga perempat final Coppa Italia 2025/2026 di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (11/2) pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Partenopei untuk melanjutkan dominasi kandang sekaligus mendekatkan diri ke semifinal kompetisi domestik tertua di Italia tersebut.
Secara historis, Napoli memiliki catatan yang sangat meyakinkan saat menghadapi Como di kandang sendiri. Dari 18 pertemuan di Naples, tim tuan rumah mencatat 14 kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya dua kekalahan. Kemenangan kandang terakhir Napoli atas Como terjadi pada Serie A musim 2024/2025 dengan skor 3-1, sementara hasil imbang terbaru terjadi pada November lalu dengan skor kacamata.
Kemenangan terakhir Como di Naples sendiri sudah sangat lama, tepatnya pada awal musim Serie B 2003/2004. Saat itu, Como menang tipis 1-0 melalui gol Mauro Bressan dalam laga yang berlangsung di tengah situasi mogok kompetisi.
Di ajang Coppa Italia, kedua tim juga pernah saling berhadapan pada fase grup musim 1999/2000. Napoli saat itu mampu lolos dengan hasil imbang 1-1 di kandang dan kemenangan 2-1 saat bertandang ke Como.
Napoli melangkah ke perempat final usai menyingkirkan Cagliari di babak 16 besar. Pertandingan tersebut harus ditentukan melalui adu penalti setelah skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal, dengan Lorenzo Lucca dan Sebastiano Esposito mencatatkan nama di papan skor. Laga ini menjadi penampilan kedua Napoli di Coppa Italia musim ini.
Di bawah arahan Antonio Conte, Napoli berambisi mengakhiri penantian panjang menuju semifinal. Terakhir kali Azzurri mencapai fase tersebut terjadi pada musim 2020/2021, sebelum disingkirkan Atalanta. Conte sendiri memiliki catatan unik dalam kompetisi ini, mengingat Napoli merupakan satu-satunya klub yang pernah menjuarai Coppa Italia saat berstatus tim Serie B, yakni pada musim 1961/1962.
Sementara itu, Como datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menembus perempat final melalui jalur yang impresif. Tim asuhan Cesc Fabregas menyingkirkan Sudtirol, Sassuolo, dan Fiorentina, termasuk kemenangan 3-1 di Stadion Artemio Franchi. Catatan tersebut menegaskan Como sebagai salah satu kejutan Coppa Italia musim ini.
Dari sisi produktivitas, Tasos Douvikas menjadi tumpuan utama Como dengan tiga gol di Coppa Italia, disusul Jesus Rodriguez dengan dua gol. Sejumlah nama lain seperti Lucas Da Cunha, Morata, Nico Paz, dan Sergi Roberto turut menyumbang kontribusi penting.
Bagi Como, lolos ke semifinal akan menyamai pencapaian terbaik mereka di Coppa Italia, terakhir diraih pada musim 1985/1986. Saat itu, langkah mereka terhenti di semifinal setelah kalah dari Sampdoria.
Pertandingan ini juga menandai pertemuan keempat antara Antonio Conte dan Cesc Fabregas sebagai pelatih. Dari tiga pertemuan sebelumnya, masing-masing mencatat satu kemenangan dan satu laga berakhir imbang, menjadikan duel taktik ini semakin menarik untuk disimak.
Di kubu Napoli, performa lini depan tengah menjadi sorotan, terutama setelah Rasmus Højlund mencetak dua gol ke gawang Genoa pada akhir pekan lalu. Brace tersebut merupakan yang keempat baginya bersama Napoli dan kelima sepanjang musim, termasuk bersama tim nasional Denmark, menegaskan perannya sebagai motor serangan Azzurri.
Dengan dukungan publik Naples dan rekor historis yang berpihak, Napoli diunggulkan untuk melangkah ke semifinal. Namun, konsistensi dan mental bertanding Como sepanjang Coppa Italia musim ini membuat laga diprediksi berlangsung ketat dan sarat kejutan. – ANZ
Summary Points
- Napoli memiliki rekor kandang impresif saat menjamu Como.
- Como melaju ke perempat final setelah menyingkirkan tiga tim Serie A dan B.
- Duel pelatih Antonio Conte dan Cesc Fabregas menjadi sorotan tersendiri.
- Napoli memburu semifinal Coppa Italia pertama sejak musim 2020/2021.

