Milan (SportHD.ID) – Fase liga Liga Champions musim 2025/2026 memasuki babak penentuan dengan hanya dua pertandingan tersisa. Persaingan berlangsung jauh lebih ketat dibanding musim-musim sebelumnya, dengan sejumlah raksasa Eropa belum memastikan diri lolos dan wakil Italia menghadapi situasi yang beragam. Hanya sedikit kepastian yang sudah muncul, membuat 180 menit terakhir menjadi krusial bagi banyak tim.
Inter menjadi salah satu wakil Italia yang mengalami perjalanan paling tidak stabil. Dalam empat laga awal, tim asuhan Cristian Chivu mengumpulkan poin sempurna dan berada dalam posisi ideal.
Namun kekalahan beruntun dari Atletico Madrid dan Liverpool memaksa mereka kembali berjuang untuk mempertahankan posisi di delapan besar. Kini, laga menghadapi Arsenal dan Borussia Dortmund akan menjadi tolok ukur kemampuan tim dalam duel krusial, terlebih mengingat kritik terhadap kegagalan Inter mengamankan poin dalam pertandingan besar.
Atalanta justru tampil sebagai kejutan positif. Meski sempat mengalami periode sulit di kompetisi domestik hingga pergantian pelatih, tim yang kini dipimpin Raffaele Palladino berhasil mengumpulkan 13 poin dan menjadi wakil Italia dengan raihan terbaik sejauh ini.
Keunggulan mereka diraih melalui kemenangan penting atas Marseille dan Chelsea. Tantangan berikutnya akan menjadi pembuktian apakah mereka bisa mempertahankan konsistensi ketika menghadapi Athletic Bilbao dan Union Saint-Gilloise, dua lawan yang secara peringkat dianggap lebih terjangkau namun tetap berbahaya.
Juventus masih berada dalam fase naik turun. Kemenangan tipis atas Paphos memberi mereka tiga poin penting, namun performa keseluruhan di kompetisi ini belum meyakinkan dengan hanya dua kemenangan dari enam laga.
Tim asuhan Massimiliano Allegri menghadapi dua laga berat melawan Benfica dan Monaco, yang akan menjadi ujian karakter bagi skuad yang kerap dikritik karena minim kreativitas. Situasi mereka masih terbuka, meski peluang mengamankan tiket langsung tampak sulit dan zona playoff menjadi target realistis.
Napoli berada dalam kondisi paling rawan di antara wakil Italia. Tim yang ditangani Antonio Conte kembali tersandung dalam kompetisi Eropa, sebuah pola yang kerap muncul dalam perjalanan karier pelatih tersebut di turnamen kontinental.
Dari enam laga, Napoli hanya meraih tujuh poin. Kini, mereka harus menuntaskan dua laga hidup-mati melawan Copenhagen dan Chelsea, sementara jarak mereka dengan zona merah hanya terpaut satu poin dari Benfica. Meskipun performa di liga domestik sangat solid, pendekatan Conte di kompetisi Eropa kembali dipertanyakan setelah kegagalan menunjukkan konsistensi.
Di luar para wakil Italia, persaingan keseluruhan Liga Champions musim ini berjalan jauh lebih seimbang. Format baru membuat banyak tim besar kehilangan kenyamanan yang biasanya mereka miliki. Manchester City, meski baru mengalahkan Real Madrid, baru mengumpulkan angka yang setara dengan Atalanta.
Paris Saint-Germain juga belum sepenuhnya meyakinkan setelah performa kurang memuaskan melawan Athletic Bilbao. Arsenal menjadi satu-satunya tim yang sudah memastikan lolos, dengan catatan sempurna enam kemenangan dari enam pertandingan, sementara Bayern Munich membuntuti di posisi kedua dengan selisih tiga poin.
Sementara beberapa tim telah memastikan tersingkir, seperti Villarreal dan Kairat, nama-nama besar seperti Ajax berada dalam posisi genting setelah hanya mengoleksi tiga poin.
Benfica kembali hidup setelah kemenangan penting melawan Napoli, meski rekam jejak Jose Mourinho di Eropa tetap menjadi sorotan. Klub seperti Paphos dan Union Saint-Gilloise yang sempat memberi kejutan juga kehilangan momentum dan kini terpeleset ke papan bawah.
Dengan jadwal berat yang menanti pada 20 dan 21 Januari 2026, termasuk laga-laga besar seperti Inter melawan Arsenal, Atalanta menghadapi Athletic Bilbao, dan Juventus bertemu Benfica, fase akhir ini menjanjikan drama yang belum pernah terjadi di format sebelumnya. Bagi wakil Italia, setiap detail akan menentukan, dan kualitas teknis akan memiliki pengaruh besar dalam menentukan perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini. – AND

