Collecchio (SportHD.ID) – Bologna bersiap memulai perjalanan mempertahankan gelar Coppa Italia 2025/26 dengan menghadapi Parma pada laga babak 16 besar di Stadion Renato Dall’Ara, Kamis waktu setempat. Laga bertajuk derby Emilia-Romagna ini menjadi pertemuan penting bagi kedua tim yang sedang berada dalam dinamika berbeda.
Bologna datang sebagai juara bertahan setelah memutus penantian gelar selama 51 tahun dengan menaklukkan AC Milan pada final musim lalu. Performa tim asuhan Vincenzo Italiano di Serie A musim ini juga tergolong stabil, meski baru saja tersandung dalam kekalahan mengejutkan dari Cremonese. Sebelum laga itu, Rossoblu tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan di semua kompetisi.
Pada pertandingan melawan Cremonese, Riccardo Orsolini nyaris membuka keunggulan sebelum tim tamu mencetak dua gol cepat. Orsolini kemudian memperkecil ketertinggalan lewat titik putih, namun Cremonese memastikan kemenangan melalui gol kedua Jamie Vardy di awal babak kedua.
Dengan jadwal padat sepanjang Desember di Serie A, Liga Europa, dan Supercoppa Italiana, Bologna diperkirakan akan melakukan rotasi. Sejumlah pemain seperti Emil Holm, Lewis Ferguson, hingga beberapa nama yang tidak tampil sejak menit awal pada laga sebelumnya memiliki peluang tampil. Belum dapat dipastikan apakah Orsolini—yang sudah mengoleksi delapan gol dalam 14 penampilan Coppa Italia—akan diturunkan sejak awal.
Di sisi lain, Parma datang dengan motivasi menghapus kekecewaan usai kalah 0-2 dari Udinese pada laga liga sebelumnya. Tim asuhan Carlos Cuesta hanya mencatat satu kemenangan sejak September dan kini berada di posisi rawan di papan bawah Serie A.
Carlos Cuesta menyampaikan bahwa timnya datang dengan tekad menampilkan performa terbaik dan menjadikan laga ini sebagai peluang kebangkitan. Ia menilai Bologna sebagai tim solid dengan gaya bermain agresif dan terstruktur, namun menegaskan Parma akan berupaya menguasai permainan serta meningkatkan peluang meraih hasil positif.
Cuesta juga menegaskan bahwa kondisi pemain akan menjadi faktor utama dalam menentukan rotasi skuad. Parma dipastikan tidak diperkuat Alessandro Circati dan Abdoulaye Ndiaye di lini belakang, serta kiper utama Zion Suzuki. Dengan absennya Suzuki, posisi penjaga gawang kemungkinan diperebutkan oleh Edoardo Corvi dan Vicente Guaita yang baru bergabung sebagai pemain bebas transfer.
Mateo Pellegrino, yang telah mencetak tiga gol di Coppa Italia musim ini, diperkirakan tetap menjadi ujung tombak. Biasanya ia berduet dengan Patrick Cutrone, meski Cuesta membuka kemungkinan perubahan susunan pemain.
Pertemuan ini menjadi laga Coppa Italia pertama antara Bologna dan Parma yang digelar di Dall’Ara. Keduanya pernah bertemu dalam kompetisi ini 40 tahun lalu, namun saat itu dimainkan di Parma. Bologna memenangi pertemuan terakhir kedua tim di Serie A dengan skor 3-1 pada November lalu, dan Parma berambisi membalas kekalahan tersebut.
Pemenang laga ini berpeluang melakoni ulangan final musim lalu karena di perempat final akan menghadapi pemenang antara AC Milan dan Lazio.
Dengan situasi tim saat ini, Bologna tetap difavoritkan meski melakukan rotasi, sementara Parma lebih fokus pada upaya menjauh dari zona degradasi. Namun atmosfer derby kerap menghadirkan kejutan, menjadikan duel ini menarik untuk disaksikan. (rjm)

