Milan (SportHD.ID)- Inter Milan akan menjamu Como pada lanjutan Serie A di San Siro, Sabtu malam, dalam sebuah pertandingan yang mempertemukan dua tim Lombardy yang hanya dipisahkan tiga poin di klasemen. Meskipun Inter secara historis mendominasi pertemuan kedua tim, Como yang tengah berkembang pesat kini semakin mendekati level para raksasa liga.
Inter Berupaya Jaga Konsistensi di Puncak Perebutan Scudetto
Inter menjaga momentum kemenangan setelah sempat mengalami dua kekalahan beruntun. Tim asuhan Cristian Chivu memetik kemenangan penting atas Pisa melalui dua gol dari Lautaro Martinez, disusul penampilan dominan ketika menghajar Venezia 5-1 di Coppa Italia meski menurunkan sejumlah pemain pelapis. Gol dari rekrutan baru, Andy Diouf, menjadi salah satu sorotan dalam laga tersebut.
Kemenangan itu mengantarkan Inter ke perempat final Coppa Italia, namun fokus utama Nerazzurri kini tertuju pada persaingan ketat di papan atas Serie A. Inter menjadi salah satu dari empat tim yang hanya terpaut satu poin dalam perebutan posisi puncak bersama Roma, AC Milan, dan Napoli.
Dalam catatan sejarah, Inter tidak pernah kalah dari Como di San Siro sejak 1950 dan meraih 13 kemenangan beruntun setelah kekalahan tersebut. Namun, kondisi musim ini berbeda. Como tampil stabil dan siap menguji kedalaman skuad Inter.
Como Hadir dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Hanya satu tahun setelah kembali ke Serie A, Como di bawah arahan Cesc Fabregas menjalani start terbaik mereka dalam sejarah kompetisi. Dengan koleksi 24 poin dari 13 laga, Como kini berada dalam jalur perebutan tiket Eropa dan belum tersentuh kekalahan sejak Agustus.
Kemenangan 2-0 atas Sassuolo pada pekan sebelumnya memperpanjang tren positif mereka menjadi 12 laga tanpa kekalahan. Gelandang kreatif Nico Paz menjadi figur sentral dalam kebangkitan Como musim ini, dengan torehan lima gol dan lima assist. Perannya dalam sistem penguasaan bola tinggi yang diusung Fabregas membuat Como mampu bersaing dengan klub papan atas.
Menariknya, Inter sempat mencoba merekrut Fabregas pada musim panas lalu, sebuah indikasi bahwa kualitas kepelatihan mantan gelandang Spanyol itu mulai diakui di Italia.
Kondisi Tim dan Perkiraan Susunan Pemain
Chivu diprediksi menurunkan komposisi terbaik setelah melakukan rotasi besar-besaran di ajang Coppa Italia. Hakan Calhanoglu, Nicolo Barella, hingga Yann Sommer akan kembali ke starting XI, sementara pemain pelapis seperti Diouf, Davide Frattesi, dan Stefan de Vrij kemungkinan kembali menghiasi bangku cadangan.
Di lini depan, persaingan menemani Martinez cukup ketat lantaran Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange-Yoan Bonny seluruhnya mencetak gol pada laga tengah pekan.
Di kubu Como, Sergi Roberto, Alberto Dossena, dan Edoardo Goldaniga masih absen. Namun, Fabregas mendapat kabar baik setelah Assane Diao mendekati pemulihan penuh, sementara Ivan Smolcic kembali tersedia setelah menjalani hukuman larangan bermain.
Nico Paz diperkirakan kembali menjadi motor serangan dan akan mencatat penampilan ke-50 bagi Como, sekaligus mengejar tambahan kontribusi gol di Serie A sepanjang tahun kalender ini.
Perkiraan Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2):
Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Augusto, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Martinez
Como (4-2-3-1):
Butez; Smolcic, Ramon, Carlos, Moreno; Perrone, Da Cunha; Addai, Paz, Rodriguez; Morata
Prediksi Pertandingan
Dengan perkembangan pesat Como di bawah Fabregas, duel ini diprediksi berlangsung ketat. Inter tetap menjadi favorit berkat kedalaman skuad dan kualitas individu yang lebih merata, namun Como memiliki momentum dan struktur permainan yang memungkinkan mereka memberi perlawanan sengit.
Inter diperkirakan dapat mengamankan tiga poin, tetapi laga ini berpotensi menjadi salah satu pertarungan paling menarik di Serie A pekan ini. (anz)

