Wales (SportHD.ID) – Chelsea akan bertandang ke Wales untuk menghadapi Cardiff City dalam laga perempat final Carabao Cup yang digelar Rabu (17/12) pukul 03.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi ujian serius bagi The Blues yang berambisi melanjutkan dominasi mereka di ajang Piala Liga, sekaligus tantangan besar bagi Cardiff yang tengah menikmati performa impresif di League One.
Rekam Jejak Pertemuan yang Kontras
Secara historis, Chelsea dan Cardiff City telah bertemu sebanyak 45 kali di semua kompetisi. Chelsea mencatatkan 20 kemenangan, sementara Cardiff meraih 15 kemenangan, dengan 10 laga berakhir imbang.
Namun, menariknya, Cardiff selalu keluar sebagai pemenang dalam dua pertemuan mereka di ajang Piala Liga, terakhir pada musim 1986/1987.
Meski demikian, sejak kemenangan tersebut, Chelsea mendominasi lima pertemuan berikutnya di semua ajang, termasuk dua kemenangan tandang di Cardiff pada era Premier League. Laga kali ini menjadi pertemuan pertama kedua tim setelah lebih dari enam tahun.
Konsistensi Chelsea di Piala Liga
Chelsea tampil di perempat final Piala Liga untuk ke-25 kalinya sepanjang sejarah klub. Dari 24 kesempatan sebelumnya, mereka sukses melangkah ke semifinal sebanyak 16 kali, termasuk pada lima edisi terakhir. Catatan ini menegaskan reputasi Chelsea sebagai salah satu tim paling konsisten di kompetisi tersebut.
Tim asuhan Enzo Maresca juga membawa modal positif usai menghentikan tren empat laga tanpa kemenangan dengan menundukkan Everton 2-0 di Liga Inggris.
Kemenangan itu mempertegas stabilitas Chelsea, terutama dalam menghadapi lawan dari divisi lebih rendah. The Blues tercatat selalu lolos dalam 18 laga Piala Liga terakhir saat menghadapi tim non-Premier League.
Perjalanan Chelsea menuju perempat final musim ini juga tidak sepenuhnya mulus. Mereka harus bekerja keras saat menyingkirkan Lincoln City dan Wolverhampton Wanderers dengan margin tipis, yang menunjukkan bahwa rotasi pemain tetap menyisakan risiko di lini pertahanan.
Cardiff City dan Momentum Positif
Di sisi lain, Cardiff City datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. The Bluebirds saat ini memimpin klasemen League One dan telah memenangi enam dari tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Produktivitas gol mereka di Carabao Cup juga tergolong tinggi, hanya kalah dari Brighton & Hove Albion musim ini.
Cardiff melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Burnley dan Wrexham, menjadikan mereka tim dengan peringkat terendah yang tersisa di kompetisi. Ambisi untuk mencapai semifinal Piala Liga untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah klub menjadi motivasi besar bagi tim asuhan Brian Barry-Murphy.
Barry-Murphy sendiri memiliki keterkaitan menarik dengan kubu Chelsea. Ia pernah bekerja di Manchester City dan menangani sejumlah pemain Chelsea saat ini, termasuk Cole Palmer dan Romeo Lavia, yang memberi dimensi tersendiri pada duel taktik antara dirinya dan Enzo Maresca.
Pertaruhan di Cardiff City Stadium
Chelsea memiliki rekor tandang yang beragam saat bertemu Cardiff, dengan tujuh kemenangan dari 23 laga di Wales. Namun, pengalaman dan kedalaman skuad tetap menjadikan tim tamu sebagai favorit di atas kertas.
Meski demikian, performa agresif Cardiff, ditambah atmosfer kandang dan status mereka sebagai underdog, berpotensi menghadirkan perlawanan sengit. Dengan tiket semifinal sebagai taruhan, laga ini diprediksi berlangsung ketat dan sarat tensi, sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi Chelsea untuk menjaga konsistensi di Carabao Cup. – SAS

