Munich (SportHD.ID) – Performa Lennart Karl bersama Bayern Munchen terus menanjak dan mencuri perhatian. Pemain sayap berusia 17 tahun itu kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah klub usai mencetak gol saat Bayern bermain imbang 2-2 melawan Mainz 05 pada akhir pekan lalu.
Gol tersebut membuat Karl kini mengoleksi lima keterlibatan langsung dalam gol Bayern di Bundesliga musim ini, masing-masing tiga gol dan dua assist. Catatan tersebut menjadi rekor baru klub, menjadikannya pemain Bayern paling produktif di Bundesliga sebelum menginjak usia 18 tahun. Belum ada pemain Bayern sebelumnya yang mampu mencatatkan statistik serupa di usia semuda itu.
Di bawah arahan pelatih Vincent Kompany, Lennart Karl menjelma menjadi salah satu temuan paling menjanjikan. Debut starter Bundesliga pertamanya terjadi pada akhir September lalu saat Bayern menang 4-1 atas TSG Hoffenheim. Saat itu, Karl langsung masuk ke dalam daftar eksklusif pemain termuda Bayern yang dipercaya tampil sejak menit awal di kompetisi tertinggi Jerman.
Laga di Hoffenheim menjadi momen penting bagi sang pemain muda. Bayern sempat kesulitan menembus pertahanan tuan rumah yang tampil disiplin. Namun, menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-44, Karl menjadi pembeda. Umpan sudut datarnya yang presisi sukses dimaksimalkan Harry Kane untuk membuka keunggulan Bayern.
Vincent Kompany pun memberikan apresiasi atas kontribusi anak asuhnya tersebut. Ia menilai umpan Karl menjadi kunci perubahan momentum pertandingan. Kepercayaan sang pelatih dibayar lunas dengan satu assist di babak pertama.
Lennart Karl mencatat debut starter Bundesliga di usia 17 tahun, enam bulan, dan 29 hari. Assist tersebut juga membuatnya menjadi pemberi assist termuda Bayern di Bundesliga, memecahkan rekor lama yang sebelumnya dipegang Toni Kroos selama 18 tahun, dengan selisih 55 hari.
“Ini pengalaman yang sangat spesial bagi saya. Bermain sejak awal bersama tim utama adalah sesuatu yang saya nikmati,” ujar Karl seusai laga. Ia menambahkan bahwa skema bola mati tersebut memang sudah dibahas dalam sesi latihan, sehingga ia tahu area yang harus disasar saat mengirim umpan.
Rekam jejak Bayern Munchen dalam mempercayai pemain muda sejatinya bukan hal baru. Salah satu contoh paling sukses adalah David Alaba. Pada musim 2009/2010, Alaba menjalani debut starter Bundesliga di usia 17 tahun, delapan bulan, dan 17 hari, hanya beberapa hari setelah melakoni debut Liga Champions bersama Bayern.
Kepercayaan pelatih Louis van Gaal kala itu terbukti tepat. Alaba tampil solid sebagai bek kiri dan berperan penting dalam kemenangan 2-1 atas SC Freiburg. Debut tersebut menjadi awal era panjang Alaba di posisi bek kiri Bayern, di mana ia kemudian mencatatkan 431 penampilan dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang dekade 2010-an.
Selain Alaba, Bayern juga pernah mencatat debut bersejarah melalui Mathys Tel. Pada September 2022, Tel tampil sebagai starter Bundesliga di usia 17 tahun, empat bulan, dan 14 hari. Ia langsung mencetak gol ke gawang VfB Stuttgart dan hingga kini masih memegang status sebagai starter termuda Bayern di Bundesliga.
Kini, jejak para pendahulu tersebut mulai diikuti oleh Lennart Karl. Dengan produktivitas dan kedewasaan permainan yang ditunjukkan di usia belia, Karl bukan hanya mencetak rekor, tetapi juga memperkuat reputasi Bayern Munchen sebagai klub yang konsisten memberi ruang bagi talenta muda untuk bersinar di level tertinggi. – SHI

