Udine (SportHD.ID) – Laga Serie A antara Udinese dan Napoli akan tersaji pada Minggu, 14 Desember, pukul 21.00 WIB di Bluenergy Stadium, Udine. Pertandingan ini menjadi ujian konsistensi bagi Napoli yang dalam satu dekade terakhir relatif dominan saat bertandang ke Friuli.
Berdasarkan catatan pertemuan, kedua tim telah berhadapan 47 kali di markas Udinese. Tuan rumah mencatat 14 kemenangan, sementara 22 laga berakhir imbang dan Napoli membawa pulang 11 kemenangan. Kemenangan kandang terakhir Udinese terjadi pada musim 2015/16, sedangkan pertemuan terakhir musim lalu berakhir imbang 1-1.
Sejak kekalahan terakhir tersebut, Napoli menunjukkan tren positif dengan enam kemenangan dan tiga hasil imbang di Udine. Catatan ini mengakhiri periode delapan tahun tanpa kemenangan di Friuli yang sebelumnya ditutup dengan kemenangan telak 5-0 pada musim 2007/08.
Udine, Kota Bersejarah bagi Scudetto Napoli
Napoli juga memiliki kenangan manis di Udine. Pada 4 Mei 2023, hasil imbang 1-1 pada pekan ke-33 Serie A memastikan gelar juara liga ketiga dalam sejarah klub, setelah sebelumnya diraih pada 1987 dan 1990. Dalam laga tersebut, Sandi Lovric dan Victor Osimhen sama-sama mencatatkan nama di papan skor.
Produktivitas Napoli di Friuli terbilang konsisten. Tim berjuluk Azzurri selalu mencetak gol dalam sepuluh kunjungan terakhir ke markas Udinese dengan total 19 gol. Terakhir kali Napoli gagal mencetak gol di stadion ini terjadi pada September 2014, saat Udinese menang 1-0 lewat gol Danilo.
Masalah Lini Belakang Udinese Jadi Sorotan
Dari sisi statistik musim berjalan, Udinese menunjukkan kerentanan di lini pertahanan. Tim asal Friuli tersebut menjadi salah satu tim dengan jumlah penalti terbanyak yang diterima lawan, yakni lima kali, sejajar dengan AC Milan. Selain itu, Udinese juga termasuk tim yang paling sering kebobolan pada 15 menit awal pertandingan, dengan empat gol bersarang di periode tersebut.
Udinese dan Napoli juga tercatat, bersama Genoa, sebagai tim yang paling banyak kebobolan pada menit 46 hingga 60, dengan masing-masing lima gol. Data ini menunjukkan potensi laga terbuka selepas jeda babak pertama.
Duel Taktik Runjaic dan Conte
Pertandingan ini turut mempertemukan dua pelatih, Kosta Runjaic dan Antonio Conte. Keduanya telah dua kali berhadapan sebelumnya, dengan satu kemenangan untuk Conte dan satu hasil imbang pada musim lalu. Adu strategi di pinggir lapangan diperkirakan akan menjadi faktor penentu jalannya laga.
Dari kubu Udinese, Jakub Piotrowski baru saja mencetak gol pertamanya di Serie A saat timnya kalah 1-2 dari Genoa. Sementara itu, Nicolo Zaniolo memiliki catatan pernah mencetak gol ke gawang Napoli ketika masih membela AS Roma pada musim 2019/20.
Di sisi Napoli, Rasmus Højlund tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah mencetak dua gol ke gawang Juventus pekan lalu. Penyerang muda tersebut kini telah mengoleksi empat gol liga musim ini dan berpotensi kembali menjadi andalan lini depan Azzurri.
Dengan sejarah pertemuan yang cenderung menguntungkan Napoli dan kondisi pertahanan Udinese yang masih rapuh, tim tamu datang ke Bluenergy Stadium dengan modal kuat. Namun, konsistensi Napoli tetap akan diuji oleh motivasi Udinese yang berupaya memutus tren negatif di hadapan pendukung sendiri. – RJM

