Istanbul (SportHD.ID) – Laga sarat gengsi akan tersaji di Rams Park, Istanbul, Rabu (22 Oktober 2025) pukul 23.45 WIB, saat tuan rumah Galatasaray menjamu wakil Norwegia, Bodo/Glimt, dalam lanjutan matchday ketiga fase liga Liga Champions UEFA 2025/26.
Pertemuan ini menjadi yang pertama secara kompetitif antara kedua tim, dengan Galatasaray menempati posisi ke-21 klasemen sementara hasil dari satu kemenangan dan satu kekalahan, sementara Bodo/Glimt berada di urutan ke-24 setelah dua kali bermain imbang.
Galatasaray Incar Tren Positif Eropa
Performa Galatasaray di Liga Champions musim ini terbilang kontras. Mereka mengawali dengan kekalahan telak 1-5 dari Eintracht Frankfurt, namun bangkit secara dramatis dengan menumbangkan juara bertahan Premier League, Liverpool, 1-0 lewat penalti Victor Osimhen.
Meski hanya menguasai 38% penguasaan bola kala itu, skuad Okan Buruk menunjukkan efektivitas tinggi dengan tiga tembakan tepat sasaran, satu lebih banyak dari Liverpool.
Usai kemenangan bersejarah itu, Cimbom tampil konsisten di kompetisi domestik. Hasil imbang 1-1 melawan Besiktas diikuti kemenangan 2-1 atas Istanbul Basaksehir berkat dua gol Leroy Sane, membuat Galatasaray kukuh di puncak klasemen Süper Lig dengan rekor 19 kemenangan dari 20 laga terakhir di semua kompetisi lokal (W19 D1).
Namun, di kancah Eropa, Galatasaray baru mencatat dua kemenangan dari 19 pertandingan terakhir di Liga Champions (W2 D5 L12). Kemenangan atas Liverpool sekaligus memutus rentetan delapan laga kandang tanpa kemenangan di kompetisi utama UEFA.
Bodo/Glimt Andalkan Konsistensi dan Mentalitas Tangguh
Datang sebagai underdog, Bodo/Glimt justru tampil mengejutkan di debut mereka di Liga Champions. Dua hasil imbang kontra Slavia Praha (2-2) dan Tottenham Hotspur (2-2) memperlihatkan ketahanan mental luar biasa skuad asuhan Kjetil Knutsen.
Bahkan, Glimt mencatatkan dua gol atau lebih dalam 10 dari 14 pertandingan terakhir mereka di level Eropa dan tidak terkalahkan dalam lima laga terbaru di kompetisi ini (W2 D3).
Menjelang laga ini, Glimt membawa modal positif usai menang telak 5-2 atas Sarpsborg di Liga Norwegia. Mereka kini duduk di posisi kedua klasemen domestik, hanya terpaut satu poin dari puncak, dan belum terkalahkan dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi (W5 D3).
Namun, performa tandang Glimt di Eropa masih bermasalah. Dalam sembilan laga terakhir, mereka hanya menang sekali (W1 D2 L6), yang menjadi pekerjaan rumah besar saat melawat ke Istanbul.
Kondisi Tim & Perkiraan Susunan Pemain
Galatasaray akan kembali mengandalkan Victor Osimhen, yang sudah mencetak gol dalam enam laga Eropa berturut-turut, serta winger Jerman Leroy Sane yang tampil gemilang dengan dua gol di laga terakhir Süper Lig. Mauro Icardi kemungkinan dicadangkan setelah performa mengecewakan, sementara Davinson Sanchez kembali dari skorsing.
Di lini tengah, pelatih Okan Buruk dihadapkan pada dilema antara memainkan Gabriel Sara, Mario Lemina, atau Ilkay Gundogan, yang semuanya tampil efektif di laga sebelumnya.
Sementara itu, Glimt kehilangan Ulrik Saltnes karena cedera, dan dua pemain kunci, Daniel Bassi serta Ola Brynhildsen, akan menjalani tes kebugaran jelang laga.
Kasper Hogh, top skor domestik Glimt, belum mencetak gol di Eropa musim ini dan akan jadi ujung tombak utama, dibantu Jens Petter Hauge dan Hugo Vetlesen dari lini kedua.
Perkiraan Susunan Pemain
Galatasaray (4-2-3-1):
Cakir; Sallai, Sanchez, Bardakci, Jakobs; Lemina, Torreira; Akgun, Gundogan, Sane; Osimhen
Bodo/Glimt (4-3-3):
Haikin; Sjovold, Bjortuft, Aleesami, Bjorkan; Berg, Fet, Auklend; Evjen, Hogh, Hauge
Statistik menunjukkan bahwa laga ini berpotensi menyajikan banyak gol. Galatasaray mencetak gol dalam 22 dari 23 laga kandang terakhir di Eropa, sementara Glimt juga kerap mencetak dan kebobolan dalam sembilan laga terakhir mereka di kompetisi UEFA. (and)

