Solo (SportHD.ID) – Laga lanjutan BRI Liga 1 2025/2026 pekan kesembilan akan mempertemukan Persis Surakarta dengan Malut United FC. Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Senin (20/10/2025) pukul 19.00 WIB ini diwarnai dengan kesiapan penuh skuad Laskar Sambernyawa.
Menjelang laga penting ini, Pelatih Kepala Persis Surakarta, Peter de Roo, menyampaikan bahwa jeda panjang yang diberikan telah dimanfaatkan secara optimal oleh tim. Persiapan fisik dan taktik telah dilakukan untuk memastikan tim dalam kondisi terbaik.
Persiapan Matang Selama Masa Jeda
Peter de Roo mengungkapkan, program latihan selama jeda kompetisi difokuskan pada pemulihan kebugaran dan penguatan aspek taktis. Analisis mendalam juga telah dilakukan terhadap gaya permainan Malut United, yang dijuluki Laskar Kie Raha.
“Saya rasa para pemain saat ini secara mental sudah lebih segar dan kembali dalam kondisi jauh lebih baik setelah mendapatkan break kemarin. Ada sesuatu yang lebih segar dan ada beberapa momen di mana pemain menjadi lebih bersemangat,” ujar Peter dalam sesi konferensi pers, Minggu (19/10).
Pelatih asal Belanda itu menegaskan, semangat dan kondisi fisik para pemainnya berada pada level yang menggembirakan, memberikan sinyal positif untuk pertandingan besok.
Kembali Diperkuat, Meski Tanpa Dua Amunisi Asing
Kabar baik datang dari kembalinya sejumlah pemain yang sebelumnya absen. Namun, Persis tetap harus menghadapi kenyataan pahit dengan absennya dua pilar asing, Fuad dan Adriano, masing-masing karena cedera dan akumulasi kartu.
“Ada beberapa pemain yang sudah kembali dan ada yang belum juga, seperti Fuad belum bisa tampil dan Adriano juga belum bisa tampil. Tapi, beberapa pemain sudah lebih baik lagi seperti Mima dan Zulfahmi,” jelas Peter.
Situasi ini memaksa tim untuk mengandalkan kedalaman skuad dan memaksimalkan setiap pemain yang tersedia.
Fokus pada Kelemahan Lawan dan Penguasaan Bola
Peter de Roo telah memberikan instruksi khusus kepada anak asuhnya untuk waspada terhadap serangan balik cepat Malut United. Dia mengakui bahwa timnya gemar mengontrol permainan, sebuah situasi yang bisa dimanfaatkan lawan untuk melakukan serangan balik.
“Yang terpenting, Persis harus fokus dan kami harus bisa mengatasi serangan balik mereka. Karena ketika kehilangan bola, mereka langsung bisa menguasai. Kami tim yang suka mengontrol penguasaan bola, dan kami merasa mereka akan memanfaatkan kondisi ini. Tapi, kami akan mencegah mereka melakukan serangan balik,” paparnya secara rinci.
Peringatan pelatih ini menunjukkan bahwa pertandingan akan menjadi duel taktis antara gaya permainan menyerang Persis dan strategi bertahan-kontra Malut United.
Keyakinan dari Dalam Lapangan
Keyakinan serupa juga disampaikan oleh bek tengah andalan, Xandro Schenk. Pemain berpaspor Belanda itu mengonfirmasi bahwa tim telah melakukan persiapan yang sangat detail, termasuk analisis video untuk memetakan kekuatan dan kelemahan lawan.
“Saya rasa pelatih sudah banyak bilang, dan kami sudah menganalisis lawan. Termasuk juga apa yang kami perkuat dan perbaiki dari kekurangan tim. Kami menghabiskan beberapa waktu menganalisis via video untuk bisa melihat bagaimana pertandingan besok dan berharap kami menjalankan taktik sesuai yang diinginkan pelatih,” tutur Schenk.
Dukungan suporter di Stadion Manahan diharapkan dapat menjadi faktor penambah semangat bagi Laskar Sambernyawa untuk meraih kemenangan dan poin penuh di kandang sendiri. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit dengan kedua tim yang sama-sama berambisi meraih poin. (rjm)

