Manchester (SportHD.ID) – Pemilik bersama Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, menyatakan bahwa pelatih Ruben Amorim perlu waktu tiga tahun untuk membuktikan dirinya sebagai pelatih hebat di Old Trafford. Meski musim perdana Amorim bersama Setan Merah berjalan kurang memuaskan, Ratcliffe menegaskan bahwa klub tidak akan membuat keputusan reaktif dan berkomitmen menjalankan rencana jangka panjang.
Dalam wawancaranya dengan podcast The Business yang diproduksi oleh The Times dan The Sunday Times, Ratcliffe menegaskan pentingnya kesabaran dan stabilitas dalam mengelola klub sebesar Manchester United.
“Kita harus bersabar. Ini adalah rencana jangka panjang, bukan sekadar menyalakan saklar lampu. Anda tidak bisa menjalankan klub seperti Manchester United berdasarkan reaksi sesaat terhadap opini jurnalis,” ujar Ratcliffe.
Amorim Baru Menangkan 19 dari 50 Laga
Pelatih asal Portugal itu akan memasuki tahun pertamanya di United pada 1 November 2025, namun catatan statistiknya masih jauh dari kata memuaskan. Dari total 50 pertandingan di semua kompetisi, Amorim baru meraih 19 kemenangan, termasuk hanya 37 poin dari 34 laga Premier League.
Selain itu, Amorim belum pernah membawa MU menang dua kali beruntun di Premier League sejak menggantikan Erik ten Hag sebagai pelatih kepala.
Bandingkan dengan Mikel Arteta di Arsenal
Sir Jim Ratcliffe membandingkan situasi Amorim dengan Mikel Arteta, pelatih Arsenal yang juga mengalami masa-masa sulit di awal kepemimpinannya. Arteta sempat finis di posisi kedelapan selama dua musim berturut-turut, sebelum akhirnya membawa Arsenal bersaing di papan atas dan menjadi runner-up dalam tiga dari empat musim terakhir.
“Anda lihat Arteta di Arsenal, dia mengalami masa-masa buruk di awal. Tapi sekarang lihat hasilnya. Ruben juga butuh waktu untuk menunjukkannya,” lanjut Ratcliffe.
Laga Berikutnya: MU Hadapi Liverpool
Manchester United baru saja mengamankan kemenangan 2-0 atas Sunderland, tim promosi, dalam laga terakhir mereka di Old Trafford. Selanjutnya, Amorim dan pasukannya akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Liverpool pada Minggu, 19 Oktober 2025.
Liverpool sendiri sedang dalam kondisi kurang ideal, setelah menelan tiga kekalahan beruntun di semua ajang. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian besar bagi Amorim dalam upaya membuktikan kapasitasnya di panggung Premier League.
Dukungan terbuka dari Sir Jim Ratcliffe kepada Ruben Amorim menunjukkan bahwa manajemen Manchester United tidak akan terburu-buru mengganti pelatih, meski tekanan publik dan media terus meningkat. Apakah pendekatan jangka panjang ini akan membuahkan hasil seperti yang dialami Arsenal bersama Arteta, atau justru berakhir dengan hasil yang mengecewakan? Waktu yang akan menjawab. (and)

