Manchester (SportHD) – Manchester City menunjukkan dominasi penuh saat menghajar Liverpool dengan skor 4-0 dalam laga perempat final FA Cup 2025/26 di Etihad Stadium. Kemenangan ini memastikan tim asuhan Pep Guardiola melangkah ke semifinal untuk kedelapan kalinya secara beruntun—rekor tersendiri di kompetisi domestik Inggris.
Sejak awal pertandingan, kedua tim sebenarnya tampil cukup seimbang. Namun, momentum berubah drastis setelah gol pembuka City lewat penalti Erling Haaland pada menit ke-39. Gol tersebut membuka keran dominasi tuan rumah yang tak terbendung hingga akhir laga.
Haaland Jadi Pembeda Utama
Penampilan Erling Haaland kembali menjadi sorotan utama. Penyerang asal Norwegia itu mencetak hattrick—yang ke-12 bersama Manchester City—dan semakin mengukuhkan statusnya sebagai mesin gol utama tim.
Gol kedua Haaland lahir di masa injury time babak pertama lewat sundulan, sebelum ia menutup pesta gol pada menit ke-57 dengan tembakan keras yang membentur mistar dan masuk.
Secara statistik musim ini, Haaland telah mencetak 31 gol di semua kompetisi, menunjukkan konsistensi luar biasa di lini depan.
Performa Liverpool Kian Mengkhawatirkan
Di sisi lain, Liverpool kembali menunjukkan performa yang inkonsisten. Tim asuhan Arne Slot gagal memanfaatkan peluang penting, termasuk penalti Mohamed Salah yang berhasil digagalkan kiper City, James Trafford.
Kekalahan ini menambah tekanan terhadap Slot, terutama menjelang laga penting Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Liverpool juga tercatat:
- Gagal mencetak gol dalam laga ini
- Hanya mencatat 5 tembakan tepat sasaran
- Kehilangan momentum setelah kebobolan pertama
Musim ini menjadi salah satu periode yang sulit bagi The Reds, terutama dalam laga-laga besar.
Statistik Pertandingan
Berdasarkan data pertandingan:
- Penguasaan bola relatif seimbang (City 49,2% – Liverpool 50,8%)
- Tembakan tepat sasaran: City 7 – Liverpool 5
- Total percobaan: imbang 11-11
- Pelanggaran: City 15 – Liverpool 10
- Kartu kuning: masing-masing 3
Meski statistik terlihat cukup berimbang, efektivitas Manchester City jauh lebih tinggi dalam memanfaatkan peluang.
Analisis: City Menuju Treble?
Kemenangan ini menjaga peluang Manchester City untuk meraih treble domestik kedua, setelah sebelumnya menunjukkan performa konsisten di berbagai kompetisi.
Pep Guardiola—meski absen di pinggir lapangan karena hukuman—tetap berhasil mengatur timnya dengan baik. Kombinasi pemain muda seperti Rayan Cherki dan Nico O’Reilly juga memberi dimensi baru dalam serangan City.
Sebaliknya, Liverpool harus segera berbenah jika ingin menyelamatkan musim mereka, terutama di kompetisi Eropa.
Manchester City tampil superior dan efisien untuk menyingkirkan Liverpool dari FA Cup. Dengan performa seperti ini, The Citizens semakin difavoritkan untuk meraih gelar, sementara Liverpool harus menghadapi kenyataan pahit musim yang belum sesuai harapan. – ANZ

