London (SportHD) – Pertandingan derby London antara Tottenham Hotspur dan Crystal Palace pada Kamis malam menjadi momen krusial bagi tuan rumah yang tengah terpuruk di Liga Inggris.
Spurs saat ini berada dalam periode sulit setelah gagal meraih kemenangan dalam 10 pertandingan Premier League secara beruntun. Kekalahan 1-2 dari Fulham pada akhir pekan lalu memperpanjang catatan buruk tersebut.
Situasi ini membuat Tottenham berpotensi mencatat rekor terburuk klub dalam sejarah kompetisi jika kembali gagal meraih kemenangan.
Tekanan Besar pada Igor Tudor
Pelatih sementara Tottenham, Igor Tudor, menghadapi tekanan besar setelah awal yang sulit sejak mengambil alih tim.
Usai kekalahan di Craven Cottage, Tudor melontarkan kritik keras terhadap performa timnya. Ia menyoroti berbagai kekurangan yang masih terlihat di semua lini permainan Spurs.
Kekecewaan Tudor juga dipicu oleh keputusan wasit yang tidak menghukum dorongan penyerang Fulham, Raúl Jiménez, terhadap bek Radu Drăgușin dalam situasi yang dianggap krusial.
Hingga memasuki pekan pertandingan ini, Tottenham menjadi satu-satunya klub yang belum meraih kemenangan di Premier League sepanjang 2026.
Meski demikian, posisi mereka di klasemen belum semakin memburuk karena pesaing di papan bawah seperti Nottingham Forest dan West Ham United juga gagal meraih hasil maksimal pada akhir pekan lalu. Spurs saat ini masih berada di peringkat ke-16 dengan selisih empat poin dari zona degradasi.
Crystal Palace Datang dengan Kepercayaan Diri Campuran
Di kubu tamu, pelatih Oliver Glasner juga menghadapi ketidakpastian mengenai masa depannya di klub.
Performa Crystal Palace sempat merosot dengan catatan 12 pertandingan tanpa kemenangan antara Desember hingga Februari. Namun dalam beberapa pekan terakhir situasi mulai membaik dengan tiga kemenangan dari enam pertandingan di semua kompetisi.
Pada laga terakhir, Palace sebenarnya sempat unggul cepat saat menghadapi Manchester United melalui gol bek Maxence Lacroix. Namun situasi berubah setelah pemain asal Prancis itu memberikan penalti sekaligus menerima kartu merah.
Kekalahan 1-2 di Old Trafford membuat Palace kini berada di posisi ke-14 klasemen sementara.
Meski demikian, catatan tandang mereka dalam derby London cukup solid. Dalam sembilan derby London terakhir di Premier League saat bermain tandang, Palace hanya mengalami satu kekalahan, yang terjadi saat menghadapi Arsenal pada Oktober lalu.
Masalah Cedera dan Suspensi
Tottenham sedikit mendapat kabar baik dengan kembalinya Kevin Danso dan Pedro Porro dari cedera.
Namun sejumlah pemain inti masih harus absen, termasuk Destiny Udogie, Rodrigo Bentancur, James Maddison, Dejan Kulusevski, serta bek Cristian Romero yang menjalani suspensi.
Nama Mathys Tel diperkirakan mendapat peluang tampil sejak awal setelah memberikan dampak positif saat melawan Fulham. Penyerang Richarlison juga berpeluang masuk starting XI setelah mencetak gol kedelapan musim ini.
Sementara itu, Crystal Palace harus kehilangan Lacroix karena hukuman larangan bermain satu pertandingan. Posisi bek tengah diperkirakan akan diisi oleh Chadi Riad.
Palace juga masih harus bermain tanpa beberapa pemain yang cedera seperti Cheick Doucouré, Eddie Nketiah, Jean-Philippe Mateta, serta Jefferson Lerma.
Prediksi Susunan Pemain
Tottenham Hotspur (prediksi):
Vicario; Danso, Van de Ven, Dragusin; Porro, Sarr, Palhinha, Gray; Simons; Tel, Richarlison.
Crystal Palace (prediksi):
Henderson; Canvot, Richards, Riad; Munoz, Wharton, Kamada, Mitchell; Sarr, Johnson; Strand Larsen.
Peluang Tottenham Mengakhiri Tren Buruk
Memprediksi kemenangan Tottenham dalam beberapa pekan terakhir bukan perkara mudah. Namun laga derby melawan Palace bisa menjadi momentum bagi Spurs untuk mengakhiri catatan buruk mereka.
Duet penyerang Richarlison dan Tel menunjukkan potensi yang menjanjikan di lini depan. Dengan kondisi Crystal Palace yang kehilangan bek utama seperti Lacroix, peluang Tottenham untuk menghentikan tren negatif mereka setidaknya terbuka pada pertandingan ini. – ANZ

