London (SportHD.ID) – Arsenal berhasil meraih kemenangan penting 2-0 atas West Ham United dalam laga lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (5/10) malam waktu setempat. Hasil tersebut membawa The Gunners kembali ke puncak klasemen sementara Premier League.
Sejak peluit awal, Arsenal tampil agresif dengan dominasi penguasaan bola dan tekanan tinggi. Tim asuhan Mikel Arteta terlihat berambisi mengambil alih posisi puncak dari rival-rivalnya. Namun, West Ham yang kini ditangani Nuno Espirito Santo tampil disiplin dalam bertahan dan sempat membuat tuan rumah kesulitan menembus pertahanan mereka.
Arsenal mendapat kabar buruk ketika kapten tim, Martin Ødegaard, harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-30 akibat cedera. Meski kehilangan sosok penting di lini tengah, The Gunners tetap mampu menjaga ritme permainan dan akhirnya memecah kebuntuan melalui Declan Rice, yang mencetak gol ke gawang mantan klubnya. Gol tersebut menjadi pembuktian peran vital Rice dalam menjaga keseimbangan dan kreativitas tim.
Saka Pastikan Kemenangan dari Titik Penalti
Memasuki babak kedua, Arsenal tampil lebih menekan. Serangan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil ketika mereka mendapatkan hadiah penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang. Bukayo Saka yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang, membawa Arsenal unggul 2-0.
Keunggulan dua gol membuat Arteta melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga intensitas dan kebugaran tim. Viktor Gyökeres yang masuk di babak kedua sempat menciptakan peluang berbahaya, namun West Ham bertahan rapat untuk menghindari kekalahan lebih besar.
Rice yang tampil impresif digantikan di menit-menit akhir dan mendapat tepuk tangan meriah dari publik Emirates. Sementara itu, upaya West Ham untuk membalas melalui serangan balik cepat tak membuahkan hasil karena rapatnya pertahanan Arsenal.
Arsenal Kembali ke Puncak
Dengan kemenangan ini, Arsenal mengoleksi poin penuh yang membawa mereka kembali ke posisi teratas klasemen sementara Liga Inggris. Hasil ini juga menambah kepercayaan diri tim jelang periode padat kompetisi.
Bagi West Ham, kekalahan ini menjadi pelajaran penting di bawah pelatih baru mereka. Meskipun kalah, struktur pertahanan yang lebih solid menunjukkan perkembangan positif yang bisa menjadi modal untuk laga-laga berikutnya. (and)
