Madrid (SportHD.ID) – Real Madrid menutup periode sebelum jeda internasional dengan performa penuh kepercayaan diri, mengalahkan Villarreal 3-1 di Santiago Bernabéu dalam lanjutan La Liga pekan kedelapan.
Meski bukan laga krusial dalam konteks gelar, kemenangan ini menyuntikkan momentum positif bagi skuad asuhan Xabi Alonso yang kini menjaga rekor 100 persen kemenangan kandang di semua kompetisi musim ini.
Dalam laga ini, dua bintang utama tampil menonjol: Vinícius Jr. dengan brace (dua gol) dan Kylian Mbappé yang mencetak gol ke-14 dalam 10 penampilannya musim ini. Kombinasi keduanya menjadi kunci dalam membongkar pertahanan rapat Villarreal yang dikomandoi oleh pelatih berpengalaman, Marcelino.
Dominasi Tanpa Gol di Babak Pertama
Meski tampil dominan sejak menit awal, Madrid harus bersabar menanti gol pembuka. Beberapa peluang emas tercipta lewat Arda Güler, Mastantuono, hingga sundulan Tchouaméni yang nyaris mengubah skor. Namun penyelesaian akhir dan performa apik kiper Villarreal, Arnau Tenas, membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Sorotan juga tertuju pada Kylian Mbappé, yang beberapa kali menampilkan skill individu menawan, termasuk saat memperdaya Rafa Marín, namun tetap belum berbuah gol.
Ledakan Setelah Jeda: Vini Jr. Ambil Alih Panggung
Laga berubah total setelah turun minum. Vini Jr., yang sepanjang babak pertama aktif menciptakan ketidakseimbangan di sisi kiri, akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-47. Gol ini tercipta lewat aksi individu ciamik sebelum tembakannya membentur Comesaña dan mengecoh Tenas.
Tak lama berselang, pemain asal Brasil itu kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui penalti usai dilanggar di kotak terlarang oleh Rafa Marín. Skor 2-0, dan Bernabéu mulai bergemuruh.
Namun Villarreal tak tinggal diam. Georges Mikautadze memperkecil ketertinggalan dengan tembakan terukur yang menaklukkan Thibaut Courtois di menit ke-73. Sayangnya, upaya kebangkitan mereka terhenti setelah Mouriño menerima kartu kuning kedua hanya empat menit kemudian.
Mbappé Tutup Laga, Madrid Tetap Tangguh di Kandang
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Madrid kembali menyerang. Dan di menit ke-81, Mbappé mengunci kemenangan lewat kerja sama apik dengan Brahim Díaz yang memberinya umpan matang di depan gawang. Gol tersebut menandai gol ke-14 Mbappé musim ini — statistik impresif yang menunjukkan konsistensi bintang Prancis itu.
Dengan hasil ini, Real Madrid menutup fase pra-jeda internasional dengan sempurna: lima kemenangan kandang dari lima laga di Bernabéu (empat di La Liga, satu di Liga Champions).
Xabi Alonso: Kemenangan Serius dan Penting
Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Xabi Alonso menekankan pentingnya kemenangan ini secara mental dan teknis.
“Kami harus bekerja keras untuk kemenangan ini. Di babak pertama, kami kurang cepat dalam sirkulasi bola. Namun begitu mendapat ruang, kami menciptakan peluang,” ujarnya.
Soal performa Vinícius, Alonso tak segan memberikan pujian, “Ia memainkan peran penting hari ini. Bukan hanya soal gol, tapi juga soal daya ancam yang ia hadirkan. Saya senang melihatnya bermain dengan senyum. Dia nyaris mencetak hat-trick.”
Alonso juga menyoroti fleksibilitas Fede Valverde, yang tampil sebagai bek kanan dan dinilai tampil solid di dua sisi permainan.
Catatan Lain: Cedera Ringan & Rotasi Timnas
Menjelang jeda internasional, Alonso juga mengonfirmasi bahwa baik Mbappé maupun Mastantuono mengalami cedera ringan. Meski demikian, keduanya tetap akan dinilai lebih lanjut oleh timnas masing-masing.
“Cedera mereka ringan, tapi kami tak bisa pastikan apakah akan diturunkan atau tidak oleh tim nasional,” ujarnya diplomatis.
Dengan rotasi pemain, dinamika strategi, dan performa individu yang solid, Real Madrid kini melangkah mantap ke fase krusial pasca-jeda. Laga-laga berat menanti di bulan Oktober — termasuk duel melawan Getafe, Juventus, dan El Clásico kontra Barcelona. (rjm)

