London (SportHD.ID) – Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, akhirnya angkat bicara soal minimnya kesempatan bermain untuk striker muda, Marc Guiu, sejak kembali ke Stamford Bridge. Meski The Blues tengah kesulitan mencetak gol musim ini, wonderkid asal Spanyol tersebut belum sekalipun diturunkan dalam enam laga terakhir.
Kondisi ini membuat sebagian besar fans Chelsea mempertanyakan keputusan Maresca, terlebih Guiu sempat digadang-gadang sebagai salah satu prospek paling menjanjikan setelah bergabung dari akademi Barcelona.
Perjalanan Singkat Guiu: Dari Sunderland Kembali ke Stamford Bridge
Sebelumnya, Guiu sempat dipinjamkan ke Sunderland pada awal musim panas untuk mendapatkan menit bermain dan pengalaman di level senior.
Namun, karena cedera hamstring yang dialami Liam Delap dan kepindahan Nicolas Jackson ke Bayern Munchen, Chelsea terpaksa menarik kembali striker berusia 19 tahun itu lebih cepat dari jadwal.
Meski sudah kembali sejak Agustus, Guiu baru mencatatkan 103 menit di semua kompetisi dan belum sekali pun tampil setelah kembali memperkuat Chelsea.
Maresca: Perkembangan Pemain Bukan Hanya dari Pertandingan
Dalam konferensi pers jelang laga Chelsea vs Liverpool di Premier League, Maresca menjelaskan bahwa performa Guiu di sesi latihan menjadi salah satu alasan utama ia belum dipercaya tampil di pertandingan resmi.
“Marc bekerja dengan baik. Minggu ini ia menunjukkan perkembangan yang jauh lebih baik dibandingkan saat pertama kembali,” kata Maresca dikutip dari Football London.
Lebih lanjut, pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa menit bermain bukan satu-satunya indikator perkembangan pemain muda.
“Saya tidak berpikir perkembangannya terganggu hanya karena tidak banyak bermain. Dia berada di klub besar seperti Chelsea. Dia akan mendapatkan menit bermain, itu pasti. Tapi perkembangan pemain muda juga datang dari latihan, bukan hanya pertandingan.”
Persaingan di Lini Depan Chelsea
Maresca saat ini lebih sering menurunkan Joao Pedro sebagai penyerang tengah utama Chelsea. Selain itu, nama Tyrique George juga kerap menjadi pilihan dalam ajang EFL Cup dan Liga Champions.
Meski George sebenarnya berposisi sebagai winger, Maresca lebih mempercayainya ketimbang Guiu. Padahal, banyak fans menilai bahwa Guiu memiliki postur dan gaya bermain yang lebih sesuai untuk peran striker murni.
Keputusan ini sempat menimbulkan tanda tanya besar, apalagi George hampir saja dilepas ke Fulham pada tenggat bursa transfer musim panas lalu.
Chelsea Hadapi Liverpool: Akankah Guiu Diberi Kesempatan?
Laga melawan Liverpool, pemuncak klasemen sementara Premier League, bisa menjadi ujian besar bagi Maresca dalam menentukan strategi ofensif. Publik Stamford Bridge menuntut adanya variasi di lini depan, termasuk kemungkinan memberi kesempatan bagi Guiu yang dikenal tajam sejak di akademi Barcelona.
Namun, melihat pola rotasi Maresca sejauh ini, kemungkinan Guiu bermain dari menit awal masih cukup kecil. Skenario yang lebih realistis adalah Guiu tampil sebagai pemain pengganti jika Chelsea membutuhkan opsi serangan berbeda.
Analisis: Masa Depan Guiu di Chelsea
- Situasi yang dialami Guiu bukanlah hal baru bagi pemain muda di klub besar. Chelsea dikenal sebagai tim dengan persaingan ketat di setiap posisi, terutama di lini depan.
- Keuntungan Guiu: masih sangat muda (19 tahun), punya waktu untuk berkembang, dan kini berlatih bersama tim utama.
- Tantangan Guiu: harus bersaing dengan pemain berpengalaman, minimnya menit bermain bisa menghambat kepercayaan diri.
- Jika Maresca benar-benar ingin menjadikan Guiu bagian dari proyek jangka panjang Chelsea, memberi kesempatan di laga-laga tertentu bisa menjadi langkah penting untuk membangun mental dan pengalaman.
Ketiadaan menit bermain untuk Marc Guiu sejauh ini lebih disebabkan oleh performa di sesi latihan ketimbang masalah kualitas. Enzo Maresca menegaskan bahwa perkembangan pemain muda tidak selalu diukur dari jumlah pertandingan, melainkan juga dari intensitas dan kualitas saat berlatih.
Kini, semua mata tertuju pada laga besar Chelsea vs Liverpool, yang bisa menjadi momentum bagi Guiu untuk membuktikan diri dan menjawab kepercayaan fans yang sudah tidak sabar melihatnya beraksi di Premier League. (sas)
