Manchester (SportHD.ID) – Manchester United dikabarkan menolak tawaran perdana dari salah satu klub Serie A yang tengah berupaya merekrut Joshua Zirkzee. Laporan dari Corriere dello Sport menyebutkan bahwa Roma menjadi pihak yang mengajukan proposal awal tersebut, namun penawaran itu tidak memenuhi syarat yang diinginkan manajemen Setan Merah.
Masa depan Zirkzee telah menjadi perbincangan hangat selama beberapa bulan terakhir. Striker asal Belanda itu disebut tengah mempertimbangkan hengkang dari Old Trafford demi mendapatkan menit bermain reguler. Kondisi tersebut muncul karena persaingan ketat di lini depan serta ketidakpastian soal perannya dalam jangka panjang.
Performa Meningkat, Masa Depan Tidak Jelas
Zirkzee baru saja mencatat penampilan positif dengan kembali menembus starting XI dan tampil dalam tiga laga Premier League secara beruntun. Ia juga mencetak gol penting dalam kemenangan 2-1 atas Crystal Palace akhir pekan lalu. Cedera lutut yang masih membekap Benjamin Sesko membuat Zirkzee diperkirakan akan kembali dipercaya saat Manchester United menghadapi Wolverhampton Wanderers.
Meski demikian, kembalinya Sesko nantinya berpotensi membuat Zirkzee kembali tersisih. Peluangnya menembus skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026 juga dinilai semakin kecil jika menit bermainnya tidak konsisten, sehingga opsi kembali ke Serie A muncul sebagai jalan keluar.
Detail Tawaran Roma dan Sikap Manchester United
Roma disebut sebagai kandidat terdepan yang menginginkan jasa Zirkzee. Klub ibu kota Italia itu mengajukan penawaran berupa peminjaman enam bulan dengan opsi pembelian permanen jika mereka lolos ke Liga Champions musim depan. Namun, Manchester United dilaporkan tidak puas dengan struktur tawaran tersebut.
Menurut laporan Corriere dello Sport, Roma berharap mendapat “restu” dari United untuk melanjutkan proses transfer, tetapi klub Inggris itu diperkirakan lebih menginginkan penjualan permanen atau setidaknya klausul wajib membeli dalam perjanjian peminjaman.
Zirkzee, yang pernah menjadi bagian dari akademi Bayern Munich, baru mencatat delapan gol dan tiga assist dalam 57 pertandingan bersama Manchester United. Meski catatan tersebut belum impresif, kontraknya masih berlaku hingga 2029, memberi Setan Merah posisi tawar yang lebih kuat.
Pertimbangan Skuad dan Situasi Januari
Pelatih Ruben Amorim menunjukkan kepercayaan terhadap Zirkzee dengan menurunkannya dalam tiga laga terakhir. Meskipun tidak mencetak gol saat imbang 1-1 melawan West Ham United, kontribusinya dalam membangun serangan mendapat pujian, termasuk peluang yang sempat dihalau di garis gawang.
United juga menghadapi situasi sulit pada Januari, karena Amad Diallo dan Bryan Mbeumo akan absen sementara untuk membela negaranya masing-masing di Piala Afrika. Kondisi ini membuat klub harus berpikir dua kali sebelum melepas pemain menyerang tanpa mendatangkan pengganti, terutama mengingat kesulitan mencari rekrutan ideal di jendela transfer musim dingin.
Liga Italia Masih Jadi Pilihan Potensial
Dua penampilan terakhir Zirkzee memberi harapan akan kebangkitan performanya. Namun, jika klub tidak memberikan jaminan menit bermain yang lebih stabil pada paruh kedua musim, keinginan sang striker untuk mencari peluang baru diyakini tidak akan mereda.
Roma tetap menjadi kandidat kuat, tetapi masa depan Zirkzee kini berada di titik krusial dengan Manchester United yang belum bersedia mengendurkan syarat transfer. Keputusan dalam beberapa pekan ke depan kemungkinan besar akan menentukan arah kariernya. – RJM

