Barcelona (SportHD.ID) – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyuarakan kekecewaannya setelah timnya kembali gagal menjaga konsistensi di akhir pertandingan.
Kekalahan dramatis dari Paris Saint-Germain (PSG) di laga Liga Champions tengah pekan ini menjadi sorotan tajam, terutama bagi sang juru taktik asal Jerman yang melihat masalah lama kembali terulang.
Barcelona Takluk Lewat Gol Menit Akhir
Dalam laga yang disebut-sebut sebagai duel paling bergengsi pekan ini di Liga Champions, Barcelona harus mengakui keunggulan PSG dengan skor tipis. Gol penentu kemenangan dicetak Gonçalo Ramos pada menit-menit akhir pertandingan, memanfaatkan kelengahan lini belakang Blaugrana yang menerapkan garis pertahanan tinggi.
Barcelona sebenarnya sempat mengancam lebih dulu dan hampir menggandakan keunggulan, namun dua penyelamatan di garis gawang membuat PSG terhindar dari kebobolan. Memasuki babak kedua, tim asal Prancis tersebut tampil lebih dominan, sesuatu yang diakui beberapa pemain Barcelona usai laga.
Flick Soroti Kedisiplinan dan Ketangguhan Mental Pemain
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Hansi Flick mengungkapkan frustrasinya terhadap cara timnya mengelola fase akhir laga. Ia menekankan bahwa anak asuhnya masih perlu belajar banyak dalam hal bertahan, menyerang, dan menguasai ruang seperti yang ditunjukkan PSG.
Menurut laporan dari media Sport, sumber utama kekecewaan Flick bukan hanya hasil akhir, tetapi juga cara Barcelona kehilangan kendali di menit-menit krusial. Ia sudah sejak lama mengingatkan para pemainnya agar mampu “membunuh” permainan saat unggul atau imbang di akhir laga.
“Melawan Newcastle, saya puas dengan cara tim mempertahankan bola dan menutup permainan. Tapi hari ini, kami justru memberikan ruang bagi PSG untuk berkembang,” ujar Flick.
Gol Ramos dan Kesalahan Posisi Balde
Gol kemenangan PSG tak lepas dari kesalahan koordinasi di sektor kiri pertahanan Barcelona. Alejandro Balde terlihat keluar posisi saat Achraf Hakimi melepas umpan lebar, yang kemudian dimanfaatkan Ramos untuk menjebol gawang Blaugrana. Flick terlihat sangat tidak puas dengan cara timnya menanggapi tekanan di momen genting.
Manajer asal Jerman tersebut ingin melihat para pemainnya tetap tenang, fokus, dan tak terguncang oleh tekanan situasi. Baginya, mempertahankan struktur dan kedisiplinan adalah kunci untuk menghindari kekalahan seperti ini.
Masalah Lama yang Belum Teratasi
Kekalahan dari PSG mengingatkan kembali pada masalah serupa yang sudah terjadi musim lalu. Barcelona saat itu kehilangan poin penting akibat gol-gol telat dari Inter Milan dan Atletico Madrid. Meski pergantian pelatih telah dilakukan, masalah inkonsistensi dan kurangnya ketenangan di akhir pertandingan masih menghantui.
Flick pun diprediksi akan mengambil langkah tegas dalam evaluasi ke depan, mengingat jadwal padat dan ketatnya persaingan di kompetisi Eropa. Ia berharap skuadnya bisa menunjukkan kematangan yang lebih baik dalam mengelola tekanan, terutama di pertandingan-pertandingan besar. (rjm)

