London (sporthd.id) – Kompetisi Liga Champions kembali hadir di Emirates Stadium saat Arsenal menjamu musuh lama mereka, Olympiacos, pada Rabu malam (02/10) waktu setempat. Laga ini menjadi pertemuan ke-13 antara kedua tim dalam 16 tahun terakhir, memperpanjang rivalitas yang sarat sejarah.
The Gunners membuka kampanye Liga Champions musim ini dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Athletic Bilbao di Spanyol. Kini, Mikel Arteta menargetkan kemenangan kedua beruntun guna menjaga posisi di fase liga delapan pertandingan yang mulai digunakan UEFA musim ini.
Namun, catatan sejarah memberi sinyal peringatan. Olympiacos telah menang dalam tiga kunjungan terakhir ke Emirates, termasuk kemenangan 3-2 pada 2015 yang masih membekas bagi fans Arsenal. Itu merupakan rekor kekalahan kandang terbanyak Arsenal dari satu tim dalam sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi Eropa.
“Kami tahu laga ini akan sulit. Olympiacos punya pelatih yang sangat saya kenal sejak saya berusia 13 tahun, dan saya tahu betapa efisiennya dia. Ini akan menjadi ujian berat,” ujar Arteta dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Arsenal Incar Tren Positif di Kandang
Meski rekor kandang melawan Olympiacos kurang bersahabat, Arsenal sejatinya tampil dominan di laga pembuka Liga Champions yang digelar di Emirates. Mereka telah memenangkan 14 dari 15 laga kandang pertama dalam sejarah kompetisi ini — menjadikan laga ini kesempatan ideal untuk membalikkan sejarah buruk lawan wakil Yunani itu.
Tambahan motivasi hadir usai kemenangan dramatis atas Newcastle United di Premier League pada akhir pekan lalu, yang mengangkat moral tim jelang laga penting ini.
Olympiacos Datang dengan Modal Positif
Olympiacos datang sebagai juara ganda liga dan piala domestik Yunani musim lalu, dan kini kembali tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2020/21. Di laga pertama mereka di grup, mereka hanya bermain imbang 0-0 melawan debutan Pafos, meski lawan bermain dengan 10 pemain hampir sepanjang laga.
Secara domestik, Olympiacos tampil apik. Mereka belum terkalahkan di Super League Yunani musim ini, memuncaki klasemen dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang — termasuk kemenangan dramatis atas Levadiakos lewat gol menit ke-96 oleh Chiquinho.
Walau dikenal sebagai tim yang kerap kesulitan saat tandang di Eropa, Olympiacos mencatat dua kemenangan dalam tiga laga terakhir di Inggris: melawan Arsenal pada Maret 2021 dan Aston Villa pada Mei 2024. Jumlah tersebut menyamai total kemenangan tandang mereka dari 17 kunjungan pertama ke Inggris.
Arteta Fokus pada Konsistensi dan Kemenangan
Arteta menegaskan pentingnya konsistensi dan mengamankan laga kandang di fase liga ini, mengingat sistem baru Liga Champions musim ini membuat setiap poin krusial untuk kelolosan.
“Kami punya ambisi yang sama: bermain lebih baik dari lawan dan memenangkan sebanyak mungkin pertandingan. Kami tahu pentingnya performa kandang,” tegasnya.
Laga Arsenal vs Olympiacos bukan hanya soal mengamankan tiga poin, tetapi juga menghapus catatan buruk di Emirates atas lawan yang sama. Dengan skuad yang dalam performa bagus dan semangat tinggi, Mikel Arteta berharap bisa menuntaskan misi balas dendam dan menjaga laju positif Arsenal di pentas Eropa. (and)
